PERJALANAN kejantanan di LInTAS
WAKTU PERANTAUAN
Pengalaman memang dalam hidup
adalah sebuah pelajaran seperti kata-kata pepatah “PENGALAMAN AKAN MENJADI
PELAJARAN YANG TIDAK TERNILAI BAGIMU” yups itu adalah kata mutiara yang
kutangkap dalam perantauan sampai saat
ini. Banyak bagian-bagian yang mempunyai arti tersendiri bagi ku khususnya. Didalam perantauan ku
ke Riau tepatnya Pangkalan Kerinci di PT.Riau Andalan Pulp & Paper
banyak pertemanan , saudara baru ,serta
cinta yang semu semua menjadi kesan yang indah bagiku. Di Riau saya hanya tugas
dalam beberapa bulan dan ditempatkan di RUKAN (Rumah Kantor) atau mess. Dalam
beberapa kesan aku masih teringat ciuman pertama yang aku rasakan justru di perantauan,oh sungguh bagaimana
tergiang nya di fikiran ku menari-nari yang sulit untuk aku lupakan.. Yah .. Yah .. Yah.. inilah
awal kejantanan itu timbul terhadap lawan jenis
yaitu perempuan. Yang menjadi pemicu gairah untuk mencari lebih lagi
wanita-wanita untuk berada disampingku. Saya ingat sekali bagaimana wanita itu
menarik diriku dan mencium bibir polos ini ,kejadian itu pada malam hari
tepatnya aku lagi kerja dalam menganalisa microbiologi bakteri dengan alat di
Rukan. Perempuan itu bertanya kepada ku “bang abang ngecek apa” dengan polosnya
dia menanyakan itu ,dan aku pun membalas nya “ngecek bakteri dan
menghitung berapa banyak bakteri didalam satu sample kataku menyautnya lembut sambil melempar sebuah
senyuman ” disinilah tiba-tiba dia menarikku dan langsung mencium ku ,lalu aku pun membalas ciuman nya mungkin aku tidak canggung dalam berciuman karena sewaktu sekolah saya banyak
menonton adegan-adegan dewasa , biasalah namanya juga rasa pingin
tahu itu terlalu tinggi. Jadi banyak kepingan-kepingan kaset film dewasa sewaktu masih sekolah
. Tapi itu semua tidak pernah terjadi
selama saya di Medan ,yah mungkin karena akunya
juga termasuk anak sekolah teknik
jadi tidak ada perempuan
sebagai uji coba untuk melakukan kejantanan itu . Nah pas ciuman pertama itu terjadi
sesungguhnya aku tidak menyangka bahwa perempuan ini akan menarik diriku lalu mecium bibir polos ini,
ketika berciuman aku teringat pada tontonan dewasa. Dan darah ini seperti
mengalir deras ke jantung berbagai ciuman pun aku lakukan pada waktu itu untuk
merasakan ciuman pertama itu. Mulai dari
melumat bibir perempuan itu dan bermain lidah dalam mulutnya , menjadi seperti seorang yang pengalaman
dalam berciuman padahal karena tontonan
itulah yang memberikan pelajaran itu. Dalam asmara ciuman yang
pertama itu pun berlanjut sampai besok,pas
bangun pagi aku langsung menuju kelantai tiga mess dimana dia adalah
seorang bersih-bersih di mess tersebut. Walaupun dia adalah tukang
bersih-bersih di mess itu tapi wajahnya dan bentuk tubuhnya sangat menggoda
mungkin karna dia juga masih terbilang usia muda mungkin pada saat itu umurnya
sekitar 21 tahun. Lalu kulihat lah
perempuan itu sedang memasak ,tiba-tiba aku datang dan langsung memeluknya dari
belakang. Aku berbisik kepadanya selamat pagi sayang “biar agak terdengar mesra
olehnya” dan dia pun berbalik ,” ehh abang ternyata”. Tanpa pikir panjang lagi
aku pun langsung mencium bibir nya dan pagi itu sungguh bagaimana kurasakan kenikmatan klimaks yang hangat dari
perempuan itu. Aku pun memberanikan diri
untuk memainkan tangan ku pertama
dibagian perut nya kemudian menaikkan ke bagian dada agar ciuman pagi itu
berkesan dan terdengar olehku suara kecil yang sudah dirasakan nya. Aku pun
mulai memacu cepat ciuman dan memainkan lidah serta tangan ku meremas dadanya dengan lembut. Erengan nya
membuat ku tidak sadar bahwa aku pun keluar dengan basah di celana, dalam
pikiran ini “sial pagi pagi sudah basah”
aku pun menarik bibirku dan berkata sudah dulu ya sayang. “Abang mau mandi”
berhubung pagi itu aku kerja. Setelah malam nya aku pun memulai sms kepada
perempuan itu “Adek kamu dimana sayang ? apa kamu dikamar kah”kata isi sms ku. Dan dia membalas “Aku lagi nginap
dirumah kakak abang ku sayang”sms balasan perempuan itu. Dalam fikiran pun berkata “Aduh ,gagal lah rencana malam
ini untuk melakukan yang lebih gilak..” Aku pun merasa sedikit kecewa. Ntah apa yang terlintas oleh ku sampe bisa kecewa
dan aku pun tidur saja malam itu. Ayam pun berkokok menandakan pagi telah
datang,aku pun bergegas bangun ,dalam fikirku semoga lah perempuan itu balik ke
mess hari ini. Ternyata benar dia pulang kembali ke mess pagi itu juga, tapi dia
tidak sendirian melainkan membawa
temannya cewek juga namanya Sasqia. Dan aku pun menyapa perempuan yang mencium
pertama sekali bibir polos ku yang bernama Mona. “Nah sudah pulang ya dek,saut
ku menyapa”. iya pun membalas saut ku
“iya bang,sambil tersenyum kepadaku”. Lalu mereka pun langsung naik ke lantai
tiga dimana Mona tidur juga di mess itu. Aku pun berlalu menuju kamar mandi
untuk bergegas pergi kerja agar tidak terlambat, karena mobil jemputan biasanya
datang cepat. Sepulang dari kerja saya pun langsung merebah ke kamar karena
sewaktu di lapangan terasa badan ini berat sekali,aku pun tertidur langsung
ketika pulang. Tiba-tiba aku kebangun karna lapar berhubunng sewaktu tidur
tidak makan dahulu, aku keluar kamar melihat Mona sedang duduk asyik nonton TV
bersama temannya Sasqia yang diajak ke mees pagi tadi. Saya pun menyapa mereka
berdua “nonton apa dek,pasti sinetron ya” kataku kepada mereka dan Saaqia yang
menyaut diluan “iya bang” sautnya sambil tertawa kecil. “Yo wes lanjutlah lagi nonton ,kataku” sambil aku pun
berlalu dari mereka dan pergi mencari makan malam diluar. Sesampainya kembali
ke mess ,kulihat Mona sudah tidak ada hanya terlihat Sasqia yang duduk dan
menonton. Aku pun bertanya ke Sasqia “loh Mona kemana dek” jawabnya Sasqia “sudah naik dan tidur diluan
bang” aku pun ikut duduk untuk menonton merefreshkan kepenatan dari kerja dari
pagi sampe sore, sewaktu menonton Sasqia mulai mengajak ngobrol kepadaku
,katanya “Abang kog bisa tinggal di mess bukan orang dari sini ya” jawabku “iya
dek, abang dari Kalimantan tugas kemari. Tapi sebenarnya abang berasal dari
Medan” Lalu katanya “oh begitu ya bang” , “iya dek kataku kepadanya sambil
tersenyum”. Dia pun menanya kembali, “Abang punya cewek belum” kataku “belum
dek,sambil melihat cara dia menanyakanmya” Aku pun langsung memotong percakapan
nya “hayo ada apa dek tanya gitu kataku ,untuk supaya akrab ke Sasqia aja
fikirku”, Dia pun tersenyum saja dan berkata gak ada apa apa kog bang,adek
hanya ingin tahu aja katanya. Sautku “ooo,kirain abang ada sesuatu dibalik
tanya itu hehe”kataku. Pas aku mau kembali ke kamar , Sasqia tanya lagi “Bang bagi nomer Hp nya donk” katanya, aku pun
membalikkan badanku dan bertanya untuk apa ya dek ? jawabnya supaya
memperbanyak kenalan aja bang katanya, dalam fikir ku pun “oh yoweslah
,berhubung aku juga belum banyak kenalan di pangkalan kerinci pada saat itu.
Karna baru sebulan lebih 2 minggu saja” aku pun saut dia “ini dek nomer abang ,aku
pun ucapkan 08136114xxxx” kataku. Dan aku pun langsung memotong dengan Sasqia
sudah dulu ya dek abang mau istirahat kembali istirahat lagi. Sasqia pun langsung jawab “iya
bang,makasih ya buat nomernya semoga kita bisa kenal lebih dekat”katanya. Aku
pun merasa agak aneh dengan ucapan dia itu, tapi fikirku yasudahlah. Saatnya pagi
pun kembali tiba,kulihat Mona lagi beres beres mess ,tapi aku takut untuk
memeluknya karna fikirku nanti ke geep sama Sasqia jadi bahan obrolan ke
kawan-kawan kerja yang sering istirahat di mess kantor. Aku pun hanya menyapa
Mona saja,langsung menuju kamar mandi.
Sehabis mandi aku kembali ke kamar dan melihat isi SMS dari Sasqia isinya “
Selamat pagi abang,semangat ya kerjanya” . aku
merespon isi sms itu “iya dek ,tetap semangat kog hehehe”. Mulai dari
sms pagi itu ,Sasqia pun sering meng sms seperti ucapan-ucapan sms “jangan lupa
makan siang ya abang,dan banyak makannya,biar tambah gendut hehe” dan banyak
lagi sms nya yang mendakan bahwa dia
lagi tertarik samaku. Rutinitas pada waktu tugas ke Riau hanya pabrik dan mess
saja seperti terasa bosan ,tidak ada kegiatan lain diluar lagi bersama
teman-teman kerja. Aku pun ambil inisiatif pas malamnya kuajak lah mona makan
malam diluar,dan Mona pun langsung setuju. Malam itu pun kami jalan mencari
tempat makan malam,sesampainya ditempat makan,aku baru teringat sama Sasqia di
mess sendirian, aku pun bertanya pada Mona “dek teman kamu itu Sasqia ada di
mess sendiri kah” tanyaku ,lalu dia pun menjawab “gak bang dia sudah pulang
tadi siang” ,ooh jawabku pula pada Mona. Selesai makan kami pun keliling kota pangkalan kerinci
sekalian jalan-jalan cari angin segar fikirku . Waktu pun tidak terasa
menunjukan pukul 21:45 wib kami pun pulang ke mess,sampai di mess aku tidak
berfikir sama sekali untuk melakukan
yang aneh-aneh,berhubung sudah capek seharian kerja. Dan Mona pun juga sama
fikirannya tidak ada yang aneh ,hanya memberikan ucapan makasih ya bang buat
traktiran makan malamnya.. “Sama-Sama dek kataku” kami pun tidur kembali ke
kamar masing masing. Tapi pas dalam kamar aku dapat Sms dari Sasqia , isinya
“Aku rindulah sama abang”katanya, Aku pun terkejut baca isi sms seperti itu
,aku pun jawabnya dengan guyonan “iyakah rindu dek heheh,kalau rindu main
ajalah kemari lagi” kata dalam sms ku. Sasqia pun balas kembali “oke bang besok
aku main ke mess lagi ya” sautku sms balik “oke dek ,met istirahat.” . Besoknya
pun tiba dan sepulang dari kerja aku sudah melihat Sasqia duduk nonton tv
sendirian tidak dengan Mona. Lalu sapaku “Naah ada Sasqia”kataku lalu sautku
kembali kayaknya rindu memang sama abang ya Sasqia sambil tertawa kecil. Lalu
saut Sasqia “Ach abang bisa aja sambil melempar senyumnya” kutanya kembali Mona
ada dimana dek “dijawabnya mungkin lagi mandi kali bang diatas , Oh kataku
menjawab. Aku pun juga langsung potong Sasqia ,”abang ke kamar ya dek,sekalian
mandi biar segar” , “iya bang ,katanya” . Selepas mandi aku melihat ada Sms
masuk ternyata dari Sasqia, yang isinya “bang kayaknya malam ini,enak melihat
bulan diatas loteng” aku pun tertawa baca sms dari Sasqia, apa maksud semua ini
fikirku. Tapi aku balas sms dengan bahasa yang santai “benarkah dek ? terus mau
lihat bulan benaran di atas loteng kamukah” lalu dia balas sms kembali “iya
bang,tapi abang ikutan lah.” Katanya.. ku pun meng Iyakan permintaan Sasqia. Sesampai diatas loteng
,aku sudah melihat Sasqia lagi duduk-duduk dan seperti menikmati cuaca pada
malam itu. Aku pun datang dan menyapanya “Laah sudah diatas ternyata Sasqia”
dia pun tertawa kecil sambil menayahut “iya bang” . Aku pun berdiri sambil
menikmati malam diatas loteng itu juga,
dan kulihat pun Sasqia menuju kea rah tempat ku berdiri. Perasaan ku sudah
mulai tidak enak ,tapi aku biarkan dia kearahku dan berdiri disampingku.
Kufikir dia melakukan hal yang aneh ternyata tidak dalam hayalannku. Percakapan
kami pun panjang dan sudah mulai menjurus kearah yang lebih dewasa,aku
menikmati percakapan oleh Sasqia. Dan tak tahu mengapa Sasqia membelakangin ku
dan berdiri dihadapanku tetapi wajah tidak kearah ku, percapkapan pun lebih
eksotis ,bokong Sasqia pun seperti menempel pada jagoanku. Aku pun sudah
berfikir yang aneh malam itu,kulayani maunya Sasqia malam itu dan memeganng
pahanya dan menariknya menempel ke arahku Sasqia pun menurut saja. Mulai
kulakukan gesekan dibagian bokong nya yang padat kepada jagoan superku.
Fikiranku pun mulai ngaco ,aku menarik tangan Sasqia menuju bagian jagoanku dan
dia mau saja ,lalu aku tuntun dia untuk melakukan masturbasi dan dia juga mau.
Gairah ku pun naik lalu kubalikkan wajahnya kearahku dan mulai mengecup bibinya
dengan lembut. Dan ternyata dia pun membalas kecupan itu dan ciuman nya dibalas
dengan permainan lidah didalam mulut. Aku pun tidak lupa untuk meremas dadanya
yang besar dan tetep menuntun tangan nya melakukan mastubasi padaku . Akhirnya
pun memuncak mucrat lah cairan putih jagoanku ,aku pun tetap masih melakukan
ciuman dengan Sasqia. Sungguh malam yang indah bisikku,kami pun kembali ke
kamar masing-masing. Dan berselang dari situ beberapa hari kemudian, aku dapat
tugas ke Jambi dan langsung ke Kalimantan , Aku pun pamit kepada wanita-wanita
yang memberikan kejantanan itu timbul. Suatu pengalaman berkesan dalam tugasku
ke Riau,berharap suatu saat kembali tugas ke Riau dapat melihat kembali kedua
wanita itu dan semoga supaya punya suami masing masing. Masih ada rasa takut
sebenarnya ketika nanti kembali ke Riau kalau ada tugas dan mereka masih
single. Bisa-bisa diajak nikah sama mereka hehe .. The End