Selasa, 07 Juni 2016

Lintas Waktu Perantauan



PERJALANAN kejantanan di LInTAS WAKTU PERANTAUAN

Pengalaman memang dalam hidup adalah sebuah pelajaran seperti kata-kata pepatah “PENGALAMAN AKAN MENJADI PELAJARAN YANG TIDAK TERNILAI BAGIMU” yups itu adalah kata mutiara yang kutangkap dalam  perantauan sampai saat ini. Banyak bagian-bagian yang mempunyai arti tersendiri bagi ku khususnya.  Didalam  perantauan ku  ke Riau tepatnya Pangkalan Kerinci di PT.Riau Andalan Pulp & Paper banyak  pertemanan , saudara baru ,serta cinta yang semu semua menjadi kesan yang indah bagiku. Di Riau saya hanya tugas dalam beberapa bulan dan ditempatkan di RUKAN (Rumah Kantor) atau mess.  Dalam  beberapa kesan aku masih teringat ciuman pertama yang aku  rasakan  justru di perantauan,oh sungguh bagaimana tergiang nya di fikiran ku menari-nari yang sulit untuk aku  lupakan.. Yah .. Yah .. Yah.. inilah awal  kejantanan itu timbul terhadap  lawan  jenis yaitu perempuan. Yang menjadi pemicu gairah untuk mencari lebih lagi wanita-wanita untuk berada disampingku. Saya ingat sekali bagaimana wanita itu menarik diriku dan mencium bibir polos ini ,kejadian itu pada malam hari tepatnya aku lagi kerja dalam menganalisa microbiologi bakteri dengan alat di Rukan. Perempuan itu bertanya kepada ku “bang abang ngecek apa” dengan polosnya dia menanyakan itu ,dan  aku  pun membalas nya “ngecek bakteri dan menghitung berapa banyak bakteri didalam satu sample kataku  menyautnya lembut sambil melempar sebuah senyuman ” disinilah tiba-tiba dia menarikku dan  langsung  mencium ku ,lalu aku pun  membalas ciuman nya  mungkin aku tidak canggung dalam berciuman  karena sewaktu  sekolah  saya  banyak  menonton  adegan-adegan  dewasa , biasalah namanya juga rasa pingin tahu itu terlalu tinggi. Jadi banyak kepingan-kepingan  kaset film dewasa sewaktu  masih  sekolah . Tapi  itu semua tidak pernah terjadi selama saya di Medan ,yah mungkin karena akunya  juga termasuk anak sekolah teknik   jadi  tidak ada  perempuan   sebagai uji coba untuk melakukan kejantanan  itu . Nah pas ciuman pertama itu terjadi sesungguhnya aku tidak menyangka bahwa perempuan ini akan  menarik diriku lalu mecium bibir polos ini, ketika berciuman aku teringat pada tontonan dewasa. Dan darah ini seperti mengalir deras ke jantung berbagai ciuman pun aku lakukan pada waktu  itu  untuk  merasakan ciuman pertama itu. Mulai dari melumat bibir perempuan itu dan bermain lidah dalam  mulutnya , menjadi seperti seorang yang pengalaman dalam berciuman padahal karena tontonan  itulah yang memberikan pelajaran itu. Dalam asmara ciuman yang pertama  itu pun berlanjut sampai besok,pas bangun  pagi aku langsung  menuju kelantai tiga mess dimana dia adalah seorang bersih-bersih di mess tersebut. Walaupun dia adalah tukang bersih-bersih di mess itu tapi wajahnya dan bentuk tubuhnya sangat menggoda mungkin karna dia juga masih terbilang usia muda mungkin pada saat itu umurnya sekitar 21 tahun. Lalu  kulihat lah perempuan itu sedang memasak ,tiba-tiba aku datang dan langsung memeluknya dari belakang. Aku berbisik kepadanya selamat pagi sayang “biar agak terdengar mesra olehnya” dan dia pun berbalik ,” ehh abang ternyata”. Tanpa pikir panjang lagi aku pun langsung mencium bibir nya dan pagi itu sungguh bagaimana  kurasakan kenikmatan klimaks yang hangat dari perempuan  itu. Aku pun memberanikan diri untuk memainkan  tangan ku pertama dibagian perut nya kemudian menaikkan ke bagian dada agar ciuman pagi itu berkesan dan terdengar olehku suara kecil yang sudah dirasakan nya. Aku pun mulai memacu cepat ciuman dan memainkan lidah serta tangan ku  meremas dadanya dengan lembut. Erengan nya membuat ku tidak sadar bahwa aku pun keluar dengan basah di celana, dalam pikiran  ini “sial pagi pagi sudah basah” aku pun menarik bibirku dan berkata sudah dulu ya sayang. “Abang mau mandi” berhubung pagi itu aku kerja. Setelah malam nya aku pun memulai sms kepada perempuan itu “Adek kamu dimana sayang ? apa kamu dikamar kah”kata  isi sms ku. Dan dia membalas “Aku lagi nginap dirumah kakak abang ku sayang”sms balasan perempuan itu. Dalam fikiran  pun berkata “Aduh ,gagal lah rencana malam ini untuk melakukan yang lebih gilak..” Aku pun merasa sedikit kecewa. Ntah  apa yang terlintas oleh ku sampe bisa kecewa dan aku pun tidur saja malam itu. Ayam pun berkokok menandakan pagi telah datang,aku pun bergegas bangun ,dalam fikirku semoga lah perempuan itu balik ke mess hari ini. Ternyata benar dia pulang kembali ke mess pagi itu juga, tapi dia tidak sendirian melainkan  membawa temannya cewek juga namanya Sasqia. Dan aku pun menyapa perempuan yang mencium pertama sekali bibir polos ku yang bernama Mona. “Nah sudah pulang ya dek,saut ku menyapa”.  iya pun membalas saut ku “iya bang,sambil tersenyum kepadaku”. Lalu mereka pun langsung naik ke lantai tiga dimana Mona tidur juga di mess itu. Aku pun berlalu menuju kamar mandi untuk bergegas pergi kerja agar tidak terlambat, karena mobil jemputan biasanya datang cepat. Sepulang dari kerja saya pun langsung merebah ke kamar karena sewaktu di lapangan terasa badan ini berat sekali,aku pun tertidur langsung ketika pulang. Tiba-tiba aku kebangun karna lapar berhubunng sewaktu tidur tidak makan dahulu, aku keluar kamar melihat Mona sedang duduk asyik nonton TV bersama temannya Sasqia yang diajak ke mees pagi tadi. Saya pun menyapa mereka berdua “nonton apa dek,pasti sinetron ya” kataku kepada mereka dan Saaqia yang menyaut diluan “iya bang” sautnya sambil tertawa kecil. “Yo wes  lanjutlah lagi nonton ,kataku” sambil aku pun berlalu dari mereka dan pergi mencari makan malam diluar. Sesampainya kembali ke mess ,kulihat Mona sudah tidak ada hanya terlihat Sasqia yang duduk dan menonton. Aku pun bertanya ke Sasqia “loh Mona kemana dek”  jawabnya Sasqia “sudah naik dan tidur diluan bang” aku pun ikut duduk untuk menonton merefreshkan kepenatan dari kerja dari pagi sampe sore, sewaktu menonton Sasqia mulai mengajak ngobrol kepadaku ,katanya “Abang kog bisa tinggal di mess bukan orang dari sini ya” jawabku “iya dek, abang dari Kalimantan tugas kemari. Tapi sebenarnya abang berasal dari Medan” Lalu katanya “oh begitu ya bang” , “iya dek kataku kepadanya sambil tersenyum”. Dia pun menanya kembali, “Abang punya cewek belum” kataku “belum dek,sambil melihat cara dia menanyakanmya” Aku pun langsung memotong percakapan nya “hayo ada apa dek tanya gitu kataku ,untuk supaya akrab ke Sasqia aja fikirku”, Dia pun tersenyum saja dan berkata gak ada apa apa kog bang,adek hanya ingin tahu aja katanya. Sautku “ooo,kirain abang ada sesuatu dibalik tanya itu hehe”kataku. Pas aku mau kembali ke kamar , Sasqia tanya  lagi “Bang bagi  nomer Hp nya donk” katanya, aku pun membalikkan badanku dan bertanya untuk apa ya dek ? jawabnya supaya memperbanyak kenalan aja bang katanya, dalam fikir ku pun “oh yoweslah ,berhubung aku juga belum banyak kenalan di pangkalan kerinci pada saat itu. Karna baru sebulan lebih 2 minggu saja” aku pun saut dia “ini dek nomer abang ,aku pun ucapkan 08136114xxxx” kataku. Dan aku pun langsung memotong dengan Sasqia sudah dulu ya dek abang mau  istirahat  kembali  istirahat lagi. Sasqia pun langsung jawab “iya bang,makasih ya buat nomernya semoga kita bisa kenal lebih dekat”katanya. Aku pun merasa agak aneh dengan ucapan dia itu, tapi fikirku yasudahlah. Saatnya pagi pun kembali tiba,kulihat Mona lagi beres beres mess ,tapi aku takut untuk memeluknya karna fikirku nanti ke geep sama Sasqia jadi bahan obrolan ke kawan-kawan kerja yang sering istirahat di mess kantor. Aku pun hanya menyapa Mona saja,langsung  menuju kamar mandi. Sehabis mandi aku kembali ke kamar dan melihat isi SMS dari Sasqia isinya “ Selamat pagi abang,semangat ya kerjanya” . aku  merespon isi sms itu “iya dek ,tetap semangat kog hehehe”. Mulai dari sms pagi itu ,Sasqia pun sering meng sms seperti ucapan-ucapan sms “jangan lupa makan siang ya abang,dan banyak makannya,biar tambah gendut hehe” dan banyak lagi sms nya yang mendakan  bahwa dia lagi tertarik samaku. Rutinitas pada waktu tugas ke Riau hanya pabrik dan mess saja seperti terasa bosan ,tidak ada kegiatan lain diluar lagi bersama teman-teman kerja. Aku pun ambil inisiatif pas malamnya kuajak lah mona makan malam diluar,dan Mona pun langsung setuju. Malam itu pun kami jalan mencari tempat makan malam,sesampainya ditempat makan,aku baru teringat sama Sasqia di mess sendirian, aku pun bertanya pada Mona “dek teman kamu itu Sasqia ada di mess sendiri kah” tanyaku ,lalu dia pun menjawab “gak bang dia sudah pulang tadi siang” ,ooh jawabku pula pada Mona. Selesai makan  kami pun keliling kota pangkalan kerinci sekalian jalan-jalan cari angin segar fikirku . Waktu pun tidak terasa menunjukan pukul 21:45 wib kami pun pulang ke mess,sampai di mess aku tidak berfikir sama sekali untuk  melakukan yang aneh-aneh,berhubung sudah capek seharian kerja. Dan Mona pun juga sama fikirannya tidak ada yang aneh ,hanya memberikan ucapan makasih ya bang buat traktiran makan malamnya.. “Sama-Sama dek kataku” kami pun tidur kembali ke kamar masing masing. Tapi pas dalam kamar aku dapat Sms dari Sasqia , isinya “Aku rindulah sama abang”katanya, Aku pun terkejut baca isi sms seperti itu ,aku pun jawabnya dengan guyonan “iyakah rindu dek heheh,kalau rindu main ajalah kemari lagi” kata dalam sms ku. Sasqia pun balas kembali “oke bang besok aku main ke mess lagi ya” sautku sms balik “oke dek ,met istirahat.” . Besoknya pun tiba dan sepulang dari kerja aku sudah melihat Sasqia duduk nonton tv sendirian tidak dengan Mona. Lalu sapaku “Naah ada Sasqia”kataku lalu sautku kembali kayaknya rindu memang sama abang ya Sasqia sambil tertawa kecil. Lalu saut Sasqia “Ach abang bisa aja sambil melempar senyumnya” kutanya kembali Mona ada dimana dek “dijawabnya mungkin lagi mandi kali bang diatas , Oh kataku menjawab. Aku pun juga langsung potong Sasqia ,”abang ke kamar ya dek,sekalian mandi biar segar” , “iya bang ,katanya” . Selepas mandi aku melihat ada Sms masuk ternyata dari Sasqia, yang isinya “bang kayaknya malam ini,enak melihat bulan diatas loteng” aku pun tertawa baca sms dari Sasqia, apa maksud semua ini fikirku. Tapi aku balas sms dengan bahasa yang santai “benarkah dek ? terus mau lihat bulan benaran di atas loteng kamukah” lalu dia balas sms kembali “iya bang,tapi abang ikutan lah.” Katanya.. ku pun meng Iyakan  permintaan Sasqia. Sesampai diatas loteng ,aku sudah melihat Sasqia lagi duduk-duduk dan seperti menikmati cuaca pada malam itu. Aku pun datang dan menyapanya “Laah sudah diatas ternyata Sasqia” dia pun tertawa kecil sambil menayahut “iya bang” . Aku pun berdiri sambil menikmati malam diatas loteng  itu juga, dan kulihat pun Sasqia menuju kea rah tempat ku berdiri. Perasaan ku sudah mulai tidak enak ,tapi aku biarkan dia kearahku dan berdiri disampingku. Kufikir dia melakukan hal yang aneh ternyata tidak dalam hayalannku. Percakapan kami pun panjang dan sudah mulai menjurus kearah yang lebih dewasa,aku menikmati percakapan oleh Sasqia. Dan tak tahu mengapa Sasqia membelakangin ku dan berdiri dihadapanku tetapi wajah tidak kearah ku, percapkapan pun lebih eksotis ,bokong Sasqia pun seperti menempel pada jagoanku. Aku pun sudah berfikir yang aneh malam itu,kulayani maunya Sasqia malam itu dan memeganng pahanya dan menariknya menempel ke arahku Sasqia pun menurut saja. Mulai kulakukan gesekan dibagian bokong nya yang padat kepada jagoan superku. Fikiranku pun mulai ngaco ,aku menarik tangan Sasqia menuju bagian jagoanku dan dia mau saja ,lalu aku tuntun dia untuk melakukan masturbasi dan dia juga mau. Gairah ku pun naik lalu kubalikkan wajahnya kearahku dan mulai mengecup bibinya dengan lembut. Dan ternyata dia pun membalas kecupan itu dan ciuman nya dibalas dengan permainan lidah didalam mulut. Aku pun tidak lupa untuk meremas dadanya yang besar dan tetep menuntun tangan nya melakukan mastubasi padaku . Akhirnya pun memuncak mucrat lah cairan putih jagoanku ,aku pun tetap masih melakukan ciuman dengan Sasqia. Sungguh malam yang indah bisikku,kami pun kembali ke kamar masing-masing. Dan berselang dari situ beberapa hari kemudian, aku dapat tugas ke Jambi dan langsung ke Kalimantan , Aku pun pamit kepada wanita-wanita yang memberikan kejantanan itu timbul. Suatu pengalaman berkesan dalam tugasku ke Riau,berharap suatu saat kembali tugas ke Riau dapat melihat kembali kedua wanita itu dan semoga supaya punya suami masing masing. Masih ada rasa takut sebenarnya ketika nanti kembali ke Riau kalau ada tugas dan mereka masih single. Bisa-bisa diajak nikah sama mereka hehe .. The End

Tidak ada komentar:

Posting Komentar